Bisnis di Masa Pandemi, JNE TerapkanDisiplin Protokol Kesehatan Ketat

7 November 2020, 19:02:43 WIB

JawaPos.com – Di tengah pandemi Covid-19 memaksa masyarakat lebih banyak untuk berkegiatan di rumah termasuk bekerja dan belajar. Setelah enam bulan berjalan, pemerintah mulai menerapkan kebijakan agar masyarakat mulai menjalankan kebiasaan baru dengan protokol kesehatan Covid-19 yang ketat.

Protokol kesehatan dalam era kebiasaan baru semakin akrab dengan teknologi dan digital. Beberapa kalangan seperti pengusaha dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) menjadikan hal ini sebagai strategi baru untuk bangkit dari keterpurukan.

Kondisi tersebut membawa JNE dan JawaPos.com untuk memberdayakan pengusaha dan UMKM untuk memanfaatkan teknologi secara tepat guna dan kreatif di masa pandemi. Dengan membentuk Inspiring Business Talks melalui media online yang mencakup share tips and trick dalam memasarkan produk dalam dunia digital yang juga akan menstimulus pergerakan industri transportasi.

Memasuki tahun ke-30, JNE mendedikasikan seluruh aset yang dimiliki dalam menghadirkan solusi demi kepuasan konsumen dalam setiap tantangan dan peluang. JNE berupaya mencapai tujuan tersebut dengan semangat untuk terus maju, berevolusi, dan tumbuh bersama semua lapisan masyarakat. JNE semakin meyakini bahwa perubahan positif akan memberikan dampak yang lebih besar dengan upaya bersama dari seluruh pemangku kepentingan yang memiliki visi sama untuk mengembangkan ekosistem digital yang inklusif dan berkelanjutan.

Selama masa pandemi, JNE merupakan salah satu sektor usaha yang terus beroperasi untuk mendukung imbauan pemerintah agar masyarakat lebih banyak di rumah. JNE berupaya mencapai tujuan tersebut dengan semangat untuk terus maju, berevolusi dan tumbuh bersama semua lapisan masyarakat atau pemangku kepentingan.

Kebiasaan yang berubah menjadikan ketertarikan masyarakat kepada produk juga berubah. Jika dulu mereka yang datang kepada merek, saat ini merek yang harus datang pada manyarakat dan memberikan pengalaman tertentu agar merek tersebut diingat dan menimbulkan ketertarikan yang baru di benak mereka.

Masyarakat secara umum saat ini sudah di segmentasikan pada dunia digital sehingga dengan mudah merangkul mereka dengan media yang tepat. “Jasa pengantaran dan logistik atau kurir menjadi penghubung antara produsen, penjual, hingga ke tangan konsumen. Kami memastikan paket yang dikirimkan bersih dan bebas dari virus,” jelas Presiden Direktur JNE, Mohamad Feriadi Santoso

Feriadi menambahkan, kebijakan selama pandemi Covid-19 pihaknya menerapkan disiplin dalam protokol kesehatan Covid-19. Di antaranya, menyediakan alat cek suhu. Setiap karyawan atau tamu yang datang wajib dilakukan pengecekan suhu tubuhnya. Lalu, menyediakan hand sanitizer dan memastikan karyawan atau tamu menggunakan cairan ini untuk membersihkan tangan.

Kemudian, mengisi formulir informasi, tamu yang datang wajib mengisi informasi kondisinya. Membersihkan fasilitas seperti gagang pintu, tombol lift, gagang telepon, dan lain-lain. Selain itu, edukasi dan sosialisasi menyediakan banner, spanduk, poster agar karyawan dan tamu paham cara penanggulangan Covid-19. Tak lupa menyediakan masker dan memastikan kurir, driver, securiti menggunakan masker dalam bertugas.

Editor : Mohamad Nur Asikin

Reporter : ARM


Close Ads
Exit mobile version