JawaPos.com – Salah satu atensi kepolisian dalam pengamanan arus lalu lintas adalah jalan di Jembatan Cisomang yang ada di ruas tol Purwakarta – Bandung. Pasalnya, jembatan itu mengalami pergeseran, dan membuat kendaraan berat seperti truk hingga bus dilarang melintas.
Kakorlantas Polri Irjen Agung Budi Maryoto mengatakan, sosialisasi kepada para pengendara telah dilakukan pihaknya. Hal ini bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan.
"Kita hanya melaksanakan di jalan, kita lakukan rekayasa lalu lintas. Waktunya memang lama (perbaikan) tentu kita harus siap," kata dia di gerbang tol Cikarang Utama, Bekasi, Jawa Barat, Minggu (1/1).
Semua pihak, kata dia, tentunya juga harus siap. Baik kepolisian, Kemenhub, hingga para pemiliki mode angkutan barang. Pasalnya, memang hanya kendaraan golongan satu kecuali bus saja yang boleh melalui kawasan itu.
Untuk pantauan terakhir di lapangan, lanjut Agung, tak ada kendala berarti. "Tidak ada penumpukan, 15 menit lalu saya telepon, masih padat dan normal, tapi tidak menumpuk," terang dia.
Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengeluarkan surat edaran mengatur jenis kendaraan yang diperkenankan melintasi jembatan yang mengalami pergeseran pada salah satu pilar pada Jumat (23/12) kemarin.
Sesuai surat edaran tersebut, jenis kendaraan yang termasuk golongan I seperti, sedan, jeep, pick up atau truk kecil masih diperbolehkan melintas di jembatan tersebut.
"Namun demikian, bus yang juga termasuk kendaraan golongan I dikecualikan," ujar Budi dalam keterangan tertulis yang diterima JawaPos.com, Minggu (25/12).
Sementara, untuk kendaraan di atas golongan I tidak diperkenankan untuk melintas, dan diarahkan melewati jalur lain yang telah ditentukan.
Untuk arah Jakarta menuju Bandung, kendaraan diminta untuk keluar di gerbang tol Sadang (KM 75+200) atau keluar di gerbang tol Jatiluhur (KM 84+600). Kemudian, dapat kembali masuk ke tol pada gerbang tol Cikamuning (KM 116+700) atau gerbang tol Padalarang (KM 121+400).
"Pengaturan tersebut juga berlaku untuk kendaraan dari arah sebaliknya yaitu dari arah Bandung menuju Jakarta," katanya. (elf/JPG)
