Bulog Jamin Beras Aman, Masyarakat Tak Perlu Panik

3 Maret 2020, 13:10:59 WIB

JawaPos.com–Perum Bulog menjamin stok beras tetap aman seiring adanya panik borong belanja di tengah-tengah masyarakat menyusul kabar dua warga negara Indonesia (WNI) yang dinyatakan positif virus corona.

Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso mengatakan, masyarakat tidak perlu menimbun beras dan bahan pokok lain. Sebab, Bulog bersama BUMN lain yang bergerak di bidang pangan sudah siap mengantisipasi apabila ada kelangkaan.

“Walaupun kita sudah diumumkan Menkes ada kasus corona, tidak usah panik dan tidak usah khawatir soal bahan makanan kita. Tidak usah terus menimbun. Tidak ada gunanya. Sekarang juga Bulog sudah mengantisipasi itu bersama BUMN pangan,” kata Budi Waseso di Gudang Bulog Gedebage, Kota Bandung, seperti dilansir dari Antara pada Selasa (3/3).

Selain itu, menurut Budi Waseso, Bulog terus menjamin stok beras karena akan menyerap hasil panen dalam waktu dekat. Pada April, sejumlah wilayah Indonesia akan produksi panen beras.

Menurut dia saat April, Bulog akan menyerap sekitar 1,7 juta ton beras. Sehingga apabila dalam dua bulan ke belakang ini, Bulog dapat menghabiskan sekitar 500 ribu ton beras. “Sekarang 1,7 juta ton ya berarti kalau dua bulan ke belakang ini, kita bisa menghabiskan 500 ribu ton laku, sisa kita tinggal 1,2 juta ton. Kita akan menyerap 1,7 juta ya berarti sudah hampir 3 juta ton,” kata Budi.

Sementara itu, Kepala Divre Bulog Jawa Barat Benhur Ngkaimi mengatakan, saat ini Bulog Jawa Barat memiliki stok beras sebanyak 216.000 ton. Angka tersebut menjamin stok beras tetap aman hingga tahun depan. Sebab, kata dia, kebutuhan beras di Jawa Barat dalam satu tahun hanya sekitar 100.000 ton. “Sehingga kalau 216 ribu ton, artinya CBP (Cadangan Beras Pemerintah) masih lebih untuk tahun ini,” kata Benhur.

Editor : mubyarsah


Close Ads
Exit mobile version