JawaPos.com – Satu dasawarsa mengabdi untuk masyarakat Jawa Barat, membuat Isbudi Widuri makan asam garam. Ya, Isbudi tercatat sebagai Anggota DPRD Fraksi PKS dua periode dari daerah pemilihan Kabupaten Bogor. Buah dari konsistensinya memperjuangkan aspirasi warga.
Selama 10 tahun menjadi wakil rakyat, tak sedikit capaian yang diraihnya. Dia rajin blusukan ke puluhan kecamatan di Kabupaten Bogor Barat. “Ujung ke ujung,” ujar Isbudi ketika berbincang dengan awak media, Jumat (29/3).
Beragam program pemberdayaan masyarakat telah dilakukannya hingga hari ini. Mulai dari pembangunan dan perbaikan 300 ruang kelas baru, rehabilitasi pondok pesantren dan bantuan majelis taklim di 40 kecamatan, hingga perbaikan Rumah Tangga Layak Huni (RLTH).
“Tak ada yang lebih menggembirakan selain melihat warga terbantu, diberdayakan, diperhatikan kesejahteraannya,” beber perempuan juga juga Anggota BPKD DPP PKS tersebut.
Bagi Isbudi, menjadi wakil rakyat bukanlah pekerjaan apalagi profesi. Dewan dijadikannya sebagai sarana untuk menjadi jembatan antara pemerintah dan masyarakat.
“Pada dasarnya, di manapun kita mengabdi, yang terpenting adalah sejauh mana manfaat yang bisa kita berikan,” jelas dia.
“Termasuk menjadi Anggota DPRD. Setiap produk legislasi yang kita sahkan, saya harus memperjuangkan bahwa regulasi itu memberikan manfaat besar bagi warga. Bukan hanya segelintir orang,” ungkap Penasihat Wanita PUI itu.
Itu pula yang kemudian menjadi latar dirinya maju sebagai calon Anggota DPR RI Dapil 5 Kabupaten Bogor. Lewat dorongan konsituten dan masyarakat, Isbudi memantapkan diri untuk kembali maju menjadi wakil rakyat. “Insyaallah, ini amanah dari masyarakat. Saya harus perjuangkan,” ungkap Isbudi.
Dia juga menanggapi santai ihwal sebutan ‘Dapil Neraka’. Istilah tersebut merujuk pada banyaknya para pesohor yang menjadi caleg di Bumi Tegar Beriman-sebutan Kabupaten Bogor. Mulai dari dari para artis hingga petahana.
Ada Primus Yustisisio, Sahrul Gunawan, Inggrid Kansil, Tommy Kurniawan hingga pasangan artis Annisa Trihapsari-Sultan Djorghi. Sementara dari petahana, ada Fadli Zon dan Adian Napitupulu.
“Mereka semua teman. Kita harus berbaik sangka, bahwa siapapun itu mau artis atau incumbent, saya yakin niat mereka untuk membangun masyarakat Kabupaten Bogor,” cetus Isbudi.
“Saya tidak merasa risih atau merasa tersaingi, bahkan kalah popularitas. Saya memilih fokus pada cita-cita dan aspirasi masyarakat yang harus saya perjuangkan,” pungkasnya.